Rabu, 19 Oktober 2011

Over Prisoners

Ternyata, sudah terlalu lama aku berdiri berpegang pada benteng pertahanan yang sengaja kita buat dulu

Aku pikir, hari masih terlalu pagi

Pun, mentari sepertinya masih terlelap

Kabut belum tersibak

Langit, awan, dan embun juga masih senantiasa terjaga

Aku tidak yakin

Kita, ketika kita masih menjadi kita yang sesungguhnya

Hanya ada kamu dan aku, setidaknya

Namun evolusi kini memberi realitas yang berbeda ketika selama kita tidak bicara tentang ‘kita’, maka segalanya akan baik-baik saja

Tentang konsep perpisahan yang kau tawarkan pagi itu, cukupkah aku mampu mengasumsikan?

Sesuatu yang tak bisa ku pahami ketika harus menjadi pesakitan dalam balut kata solusi

Sesuatu yang aku yakini salah namun benar adanya

Sesuatu yang sesungguhnya sulit untuk diterima ketika rasa menjadi nyawa

Aku sempat sesaat tak yakin ketika kau menusukkan kata dimana kebersamaan sama dengan menyakitkan

Semakin lama berpegang pada benteng pertahanan kuno kita, kiramu semakin mengangakan luka yang senantiasa bedarah

Bahwa perpisahan ini untuk kebaikan kita berdua

Aku tak ingin melukaimu, katamu

Aku hanya akan menjadi beban dalam pemenuhan cintamu, katamu

Jangan pertaruhkan selamanya, hanya untuk orang sepertiku, katamu

Aku masih tidak yakin

Karena cinta mutlak tidak butuh alasan, apapun!

4 komentar:

  1. pesakitan yang selama ini aku tunggu
    cerita pas ketemu aja.. tp kapan (ketemu)?
    aku kgn mba :')

    BalasHapus
  2. pesakitan itu apa ya?
    kata dasar sakit berimbuhan pe-an, maknanya?

    BalasHapus
  3. bicara seni ah.. ngga mau sintaksis

    BalasHapus