Disaat kita berdua sama-sama mulai menjauh
Disaat tidak ada lagi jalan tengah bagi perdebatan kita
Dan disaat aku nyaris mengambil satu langkah kebelakang, semuanya akan tetap baik-baik saja.
Kamu dan aku akan baik-baik saja
Tanpa aku, kamu akan baik-baik saja
Tanpa kamu?
Tenanglah.. aku juga pasti akan baik-baik saja
Tapi malam ini..
Tak bosan-bosannya kembali aku mengulas memori indah yang pernah aku lalui denganmu
Memori yang sepertinya telah terpatri secara permanen dalam otakku
Memori yang melukiskan kebahagiaan masa lalu walaupun tak bertahan lama
Dadaku kembali sesak
Sesaat saluran nafasku berhenti
Air mataku tumpah
Dan apakah aku masih baik-baik saja?
ketika baik-baik saja menjadi sebuah kemunafikan
ketika baik-baik saja hanya sebagai dalih untuk menghibur diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar