Saya sedang membenci diri saya sendiri. Saya telah melakukan kesalahan fatal yang bahkan berada diluar jangkauan pikiran saya. Dan saya merasa seakan hidup saya tidak berguna lagi selama saya ada dalam penjara bertajuk penyesalan ini. Bayang-bayang kesalahan itu selalu menjadi iblis yang bersarang di otak saya!
Bergelut dengan penyesalan memang tindakan yang sia-sia. Saya sangat mengerti itu. Namun, kemarahan saya terhadap diri saya sendiri begitu besar. Saya mungkin bisa memaafkan anda -orang yang terlibat dalam kesalahan saya- , tapi untuk memaafkan diri saya sendiri, sepertinya tidak membutuhkan waktu yang singkat. Saya akan berusaha sedikit demi sedikit, meskipun itu sulit, menerjang bayang-bayang itu, bukan melupakan tetapi lebih kepada menjadikannya sebuah pelajaran. Saya akan mencoba memaafkan diri saya untuk kesalahan yang telah saya perbuat dan memahami bahwa begitu berharganya diri saya. Saya akan bangkit, pasti !
huaaa :( keakuan sekali *hikshikssss
BalasHapusterkadang memang kita tidak faham sama diri kita sendiri dan tak mampu untuk memaafkan diri sendiri,tapi tetap semangat, segala sesuatu indah pada waktunya, perlahan tapi pasti, kamu-aku-saya-kita, pasti bisa mengerti diri kita sendiri, mencintai segala yang terjadi pada kita :) keep spirit :) aza-aza fighting !